namun demikian, kepala bidang humas polda metro jaya, komisaris besar polisi boy rafli amar mengatakan, polda metro jaya tetap menginstruksikan anggotanya untuk merazia video porno termasuk rakaman asusila yang diduga mirip selebriti indonesia.
sebelum ini, boy mengatakan bareskrim mabes polri dan polda metro jaya secara bersamaan menyelidik peredaran video porno yang diduga melibatkan artis dan penyanyi terkenal indonesia.
Kabid Humas Polda Metro Jaya menyatakan, Bareskrim Mabes Polri berwenang menangani kes penyebaran video asusila kerana terdapat Unit Kejahatan Dunia Maya (Cyber Crime) pada Direktorat I Keamanan Trans Nasional.
Polda Metro Jaya awalnya menangani kes penyebaran video porno itu kerana Ketua Lembaga Sosial Masyarakat Hukum Jamin Rakyat, farhat abbas melaporkan luna maya dan Nazril Irham alias ariel berkaitan penyebaran video asusila ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, isnin lalu.
Penyelidikan kes itu berkait dengan merebaknya video adegan porno yang diduga dilakukan sepasang artis terkenal beredar luas melalui jejaring sosial.
Video adegan asusila itu diduga mirip Ariel dan Luna Maya yang terdiri atas dua bahagian, iaitu berdurasi sekitar 6 minit 49 saat dan 2 minit 30 saat.
Kemudian tidak lama berselang, video serupa yang diduga dilakukan mirip Ariel dan mirip penyampai acara, Cut Tari berdurasi sekitar 8 minit 45 saat beredar luas di masyarakat.


0 comments:
Post a Comment