it's about anything. too many to mention...
Sunday, January 11, 2015
Ria Irawan ternyata sempat ingin ada bayi tabung
Labels: ria irawan
Saturday, January 10, 2015
Ubati kanser, Ria Irawan hanya keluarkan Rp 35 juta
Labels: ria irawan
Cerita seru tahun baru ala Ria Irawan dan Julia Perez
Labels: ria irawan
Tuesday, June 4, 2013
Ditanya rancangan nikah, Ria Irawan sering memulas
Labels: ria irawan
Thursday, October 21, 2010
ria irawan pernah buat hairdresser menangis
Menurut anak aktres senior Ade Irawan itu, hairdresser langganannya faham dengan karakter wajah Ria yang agak eighties alias jadul, sehingga tataan rambut juga dapat disesuaikan.
Labels: hiburan, ria irawan
ria irawan 'bergantung' pada jasa hairdresser
Dan waktu untuknya, Ria mengaku tak ada jadual khusus kerana dirinya ada hairdresser langganan yang setiap saat boleh beliau datangkan saat beliau memerlukan jasanya.
Ria juga tak menepis yang dirinya agak ketagihan juga menggunakan jasa hairdresser.
Labels: hiburan, ria irawan
Tuesday, October 19, 2010
ria irawan : robby tumewu tak ada keluhan
Ria sendiri sudah menjenguk Robby yang mengalami pendarahan di otak sebelah kanannya pada hari Jumaat. Beliau mengatakan, selama bersama Robby saat penggambaran filem mereka yang diproduserkan Nia Dinata tersebut, Robby tidak ada masalah sama sekali.
Seperti diketahui, Robby tiba-tiba jatuh sakit saat penggambaran DANGDUT MANIA beberapa hari lalu. Di tengah acara, beliau sempat jatuh dan tidak sedarkan diri. Ria sudah yakin itu bukan bergurau, kerana sepengetahuannya, Robby orang yang santun dan tahu batasan mana yang dibuat bergurau.
Labels: hiburan, ria irawan
Friday, July 23, 2010
ria irawan, tayangan infotainment dipengaruhi rating
Sehingga tak hairan jika gossip tak sedap alias berita serong seringkali malah menjadi topik utama sebuah tayangan infotainment.
Lebih lanjut, Ria menerangkan bahawa dirinya lama tak tampil di tayangan infotainment. Menurutnya, hal itu disebabkan dirinya seringkali suka asal dalam menjawab pertanyaan. Selain itu, untuk membataskan maraknya tayangan infotainment, maka salah satu penyelesaiannya adalah dengan membataskan satu PH (Production House) agar cukup memproduksi satu tayangan infotainment saja.
Labels: hiburan, ria irawan








