'Penahanan' Hilton di bandar ini terjadi semalam, sehari setelah dirinya dinyatakan bersalah dan harus menjalani hukuman layanan masyarakat selama 1 tahun. Hal ini ditegaskan oleh kenyataan Kazuo Kishihara, petugas imigresen di Narita.
Sayangnya, kedutaan AS di Tokyo dan pihak hotel tempat Hilton menginap tidak dapat memberikan keterangan lebih.
Pewaris takhta Hilton ini sendiri menjadikan Tokyo sebagai tujuan pertamanya dalam tour Asia dalam promo butiknya. Hilton juga akan mengunjungi Kuala Lumpur dan Jakarta. Baik Malaysia mahupun Indonesia memiliki undang2 tegas mengenai dadah dan imigresen, yang nampaknya akan menyukarkan Hilton.
Walau belum jelas apakah tournya ini akan dilanjutkan, namun wakil Hilton menyatakan kekecewaannya kerana pemeriksaan yang dilakukan pemerintah Jepun.


0 comments:
Post a Comment