Kekecewaan Naidy Nazar Haroen, produser Afgan Syah Reza sekaligus Commisioner President Wanna B Recording memuncak manakala anak emasnya itu meninggalkan dirinya begitu saja.
Afghan dianggap tidak memiliki moral dan etika yang baik, dengan seenaknya tanpa terima kasih pergi tanpa izin.
Sebagai orang yang telah menemukan bakat dan membesarkan nama Afgan, Naidy merasa tidak dikecewakan. Padahal dari awal pihaknya bekerja keras agar Afgan boleh sukses, termasuk pembentukan Afghanisme yang tidak lepas dari peranan Wanna B.
Lebih lanjut, Naidy menegaskan kalau masalah ini bukan kerana wang tapi harga diri orang tua yang diinjak-injak. Afgan sebagai artis sudah tidak lagi mempertimbangkan faktor etika.
Afghan dianggap tidak memiliki moral dan etika yang baik, dengan seenaknya tanpa terima kasih pergi tanpa izin.
Sebagai orang yang telah menemukan bakat dan membesarkan nama Afgan, Naidy merasa tidak dikecewakan. Padahal dari awal pihaknya bekerja keras agar Afgan boleh sukses, termasuk pembentukan Afghanisme yang tidak lepas dari peranan Wanna B.
Lebih lanjut, Naidy menegaskan kalau masalah ini bukan kerana wang tapi harga diri orang tua yang diinjak-injak. Afgan sebagai artis sudah tidak lagi mempertimbangkan faktor etika.


0 comments:
Post a Comment