Siapa kata Lady GaGa hanya boleh tampil di pentas hiburan. Diva eksentrik itu ternyata juga mampu tampil di pentas politik sebagai seorang aktivis.
Bertempat di Portland, Maine, Lady GaGa yang sempat mengakui sebagai hermafrodit ini berkempen menolak perlakuan aturan Don't Ask, Don't Tell yang melarang kaum gay dan lesbian dalam militari AS.
Dalam pidatonya yang berapi-api, Lady GaGa dengan keras menuntut pencabutan aturan tersebut, sebagaimana dikutip dari laman dailymail.co.uk.
Kempen yang diadakan oleh Service Members Legal Defence Network ini bertujuan untuk menekan senator Olympia Snowe dan Susan Collins dari parti republik, agar menyokong pencabutan larangan itu.
Seminggu sebelum ini, GaGa dalam videonya yang dipostingkan di Twitter, mengajak peminatnya untuk menyerukan pada pejabat terpilih agar membantu mengubah larangan tentang gay dalam militari.


0 comments:
Post a Comment